KOMUNIKASI EFEKTIF

Proses pemindahan informasi dan pengertian antara dua orang atau lebih, dimana masing-masing berusaha memberikan arti pada pesan-pesan simbolik yang dikirim melalui suatu media. Dalam menyampaikan pesan, seseorang dapat mengkomunikasikan fakta, kejadian, persepsi, gagasan, kebutuhan, keinginan dan keyakinannya.

  • Faktor-faktor yang mempengaruhi¬†komunikasi :
  1. Empati terhadap lawan bicara. Empati artinya mampu merasakan dan memahami apa yang dialami atau yang dimaksud oleh lawan bicara kita.
  2. Berlaku asertif.
  3. Pemberian umpan balik terhadap penerima pesan
  4. Komunikasi langsung dengan tatap muka
  5. Penggunaan bahasa yang sederhana dan terarah
  6. Rasa saling percaya
  7. Kehangatan
  • Faktor-faktor yang menghambat dalam komunikasi :
  1. Hambatan fisik. Berupa tidak lengkap atau rusaknya organ-organ tubuh untuk berkomuniasi, misal: bisu, tuli, gagap, dsb. Juga bisa berupa jarak fisik antara penerima dan pemberi pesan.
  2. Hambatan bahasa atau hambatan semantik. Dua orang yang memiliki bahasa yang berbeda akan mengalami kesulitan dalam berkomunikasi.
  3. Hambatan psikologis. Hambatan yang datangnya dari dalam diri kita sendiri. Adakalanya kita takut untuk berbicara dengan orang lain karena kita merasa tidak memiliki kemampuan atau takut melakukan kesalahan. Kadangkala juga kita merasa malu untuk bertanya pada pemberi pesan karena tidak ingin ia mengira kita terlalu bodoh untuk mengerti apa yang ia bicarakan.
  • Ciri komunikasi efektif :
  1. Isi pesan sederhana dan lengkap
  2. Ada rasa saling percaya
  3. Sesuai dengan situasi dan kondisi
  4. Menggunakan bahasa tubuh yang tepat
  5. Terciptanya situasi yang interaktif
  6. Adanya pengecekkan terhadap pemahaman lawan bicara
  • Mendengarkan aktif :

Mendengarkan adalah dasar dari komunikasi dalam pendampingan. Perilaku dari pendamping yang efektif adalah banyak mendengarkan. Tanpa mendengarkan, pendamping tidak akan mengetahui masalah dampingannya. Akibatnya, pendamping akan sulit untuk memberikan bantuan.

Cara-cara mendengarkan aktif adalah sebagai berikut:

  1. Tidak menyela pembicaraan. Hindari terlalu banyak bicara, beri kesempatan orang lain untuk bicara.
  2. Berempati terhadap pemberi pesan.
  3. Terlibat dalam pembicaraan dan mempertahankan keterlibatan tersebut. Ajukan pertanyaan, buat kesimpulan.
  4. Menunda memberikan penilaian, kritik, nasehat.
  5. Menunjukkan perhatian yang tulus
  6. Memberikan umpan balik (feedback)
  • Asertif :
Bagaimana caranya?

  1. Sadarilah hak, keinginan dan pendapat diri kita
  2. Cobalah untuk merasa nyaman dengan diri sendiri
  3. Menerima diri apa adanya dengan segala kelebihan serta kekurangannya
  4. Pergunakan kalimat sopan dan santun
  5. Hargai perbedaan pendapat
  6. Amati bahasa tubuh lawan bicara untuk memperoleh umpan balik dari pesan yang telah kita sampaikan

Asertif adalah sebuah keterampilan karenanya berlatihlah!

Belajar untuk mengetahui apa yang diinginkan oleh diri dan bagaimana cara mengkomunikasikan hal tersebut dengan cara yang baik dan tulus. Orang-orang yang asertif tidak membiarkan orang lain memaksakan keinginan mereka yang bertentangan dengan keinginan dirinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: